Mengapa konsep minimalis lebih populer?
Desain web minimalis dapat diartikan sebagai desain web sederhana, tidak terlalu banyak warna, dan mudah dinavigasi / ditelusuri melalui fitur yang tersedia. Sebuah website ataupun blog yang mengusung Desain Web Minimalis cenderung disukai karena web seperti ini biasanya mudah dipahami dan diakses.
Seperti yang telah didi bahas sebelumnya dalam artikel yang berjudul : Memilih Template Yang Baik Untuk Blog, situs halaman yang memiliki desain menarik tidak memiliki template yang berisi berbagai elemen tidak berguna.
Dan fitur berlebihan dan berbagai link penjualan (iklan yang berlebihan) yang dapat membuat pengunjung bingung bahkan merasa kurang nyaman, terutama jika pengunjung tidak terlalu akrab dengan internet, dan sudah tentu sangat mengganggu kenyamanan dalam menikmati informasi yang disajikan.
Web Desain yang mengusung konsep Minimalis juga harus kaya dalam konsep dan sesuai dengan kebutuhan pembacanya. Setidaknya menurut analisis saya, kecenderungan web design minimalis memiliki kecepatan loading halaman dan fitur yang sangat dibutuhkan sesuai dengan konsep blog / situs itu sendiri.
Web Minimalis (begitu didi menyebutnya), harus memiliki warna, tekstur, latar belakang dan elemen sederhana dengan tambahan satu atau dua benda besar sebagai titik fokus. Sehingga ketika diakses, mata pengguna akan cenderung mengarah kepada satu atau dua poin saja.
Web Minimalis biasanya hanya mengandung unsur-unsur yang dianggap penting, widget dan link yang tidak penting dan tidak berfungsi lebih baik jika ditinggalkan.
Namun dalam penghapusan beberapa fitur yang telah ada sebelumnya juga harus berhati-hati, jangan biarkan tampilan website atau blog anda menjadi ‘pincang’ karena pentingnya fitur yang hilang. Jadi selektif dalam memilah fitur yang berguna akan sangat menentukan sekali.
Aksen warna yang kuat dan unik pada beberapa objek tertentu dapat ditambahkan sebagai penguat fokus tampilan. Karena karakter keseluruhan objek minimalis yang akan menjadi fokus harus dibuat seunik mungkin.
Pada intinya, pada Konsep Web Design Minimalis ; tidak boleh hilang unsur artistik dan psikologis. Meskipun tidak banyak objek di dalamnya, web minimalis juga harus memenuhi prinsip-prinsip desain grafis, baik dalam hal keseimbangan, keselarasan dan karakter situs itu sendiri.
Web desain minimalis dianggap ringan, komunikatif, dan elegan. Tapi jangan lupa, terkadang pengelolaan web desain minimalis yang tidak tepat bisa membuat tampilan terlihat membosankan, terkesan biasa saja bahkan kaku.
Disini juga diperlukan “sense” yang tepat untuk merancang sebuah konsep Web Design Minimalis yang tampak selalu segar, fresh dan menarik. Kita harus bisa menempatkan skala prioritas yang baik, terutama penggunaan layout, fitur dan kebutuhan komersial (bila diperlukan).
Berikut ini adalah beberapa tips untuk membantu kita menerapkan konsep tersebut :
1. Gunakan kombinasi warna putih – abu-abu – hitam untuk benda yang tidak ingin terlihat menonjol. Warna abu-abu dapat dipecah menjadi banyak lagi, dari cahaya abu-abu ke abu-abu gelap. Kombinasi warna cahaya ‘gelap dan terang ‘ ini akan membuat kesan minimalis dan netral karena pergerakan warna putih-abu-abu tidak benar-benar hitam, dan akan lebih bernilai simple dan elegan.
2. Gunakan satu atau dua warna yang kuat pada beberapa objek sebagai fokus. Warna-warna yang kuat dapat biru tua, hitam, merah hati, ataupun warna hijau (seragam tentara) dapat digunakan. Hal ini dapat diterapkan pada Font, Header, Sidebar ataupun sisi Footer.
3. Menggunakan font yang unik untuk beberapa elemen situs, seperti link yang dikunjungi, judul sidebar, dan lain-lain sesuai niche web atau blog anda.
4. Menggunakan flash atau javascript sehingga unsur-unsur tertentu dapat bergerak. Hal ini juga penting agar tampilan website tidak terkesan ‘mati’ ataupun kaku. Penggunaan sedikit variasi flash seperlunya akan dapat membuat tampilan lebih “fresh”.
5. Gunakan layout atau pengaturan dari gambar-gambar yang berbeda untuk setiap halaman website / konten atau posting (pada blog). Ini agak sulit dan sedikit memakan waktu anda, tetapi hal ini bisa membuat sebuah web minimalis tersebut tidak terlihat membosankan.
Setidaknya, dengan 5 poin diatas akan sedikit membantu kita mengelola web desain pada situs / blog kita agar lebih menarik.











